Khasiat farmakologis yang kuat dari jahe emprit berasal dari simpanan senyawa metabolit sekundernya, antara lain:
-
Gingerol: Komponen bioaktif utama yang memberikan sensasi pedas khas pada jahe segar, berfungsi ganda sebagai antioksidan dan antiinflamasi.
-
Shogaol: Senyawa terbentuk saat jahe dikeringkan atau dipanaskan; memiliki tingkat kepedasan yang lebih intens serta efek antioksidan yang sangat kuat.
-
Minyak Atsiri: Memberikan aroma aromatik khas yang menenangkan saluran napas dan melancarkan sirkulasi darah.
-
Flavonoid, Alkaloid, Saponin, & Tanin: Senyawa fitokimia pelengkap yang bertindak sebagai agen antimikroba, penangkal radikal bebas, dan imunostimulan alami.